##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Flora Silalahi
Dodi Syahputra Panjaitan

Abstract

Peningkatan konsumsi kopi di Indonesia berdampak pada tingginya limbah ampas kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini mengkaji potensi ampas kopi sebagai bahan baku briket ramah lingkungan dan strategi digitalisasi dalam pemasaran produk tersebut. Dengan pendekatan ekonomi sirkular dan pemasaran digital, inovasi ini berpotensi mendorong pengurangan limbah organik, penyediaan energi alternatif, serta pertumbuhan ekonomi hijau secara berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa briket ampas kopi memiliki nilai efisiensi energi yang tinggi, dan digitalisasi mampu memperluas pasar serta mempercepat adopsi produk ramah lingkungan di masyarakat.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

References
1. Pratiwi W, Setiawan A. Pemanfaatan limbah ampas kopi sebagai alternatif bahan bakar padat. J Energi Lingkung. 2020;14(2):112–8.
2. BPS. Statistik Perkebunan Indonesia: Komoditas Kopi 2022. Jakarta: BPS; 2023.
3. Kementerian PPN/Bappenas. Roadmap Ekonomi Hijau Indonesia. Jakarta: Bappenas; 2021.
4. Rahmawati D, Sari NI. Transformasi digital dalam pengembangan UMKM ramah lingkungan. J Manaj Teknol. 2022;5(3):98–107.
5. Nugroho R, Supriyadi E. Analisis karakteristik briket dari ampas kopi dan tempurung kelapa. J Tek Mesin. 2021;8(1):33–40.
6. Handayani SW, Widodo A. Digitalisasi UMKM: Peluang dan tantangan di era ekonomi digital. J Ekon Kreatif. 2022;4(1):19–27.
7. Ardiansyah A, Firmansyah M. Efektivitas briket ampas kopi sebagai energi alternatif. J Ilmiah Energi. 2020;12(4):45–51.
8. Kusumawardani A, Lestari D. Peran UMKM dalam mendorong ekonomi hijau di Indonesia. J Sos Ekon. 2021;6(2):43–50.
9. Kementerian ESDM. Outlook Energi Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian ESDM; 2023.
10. UNDP Indonesia. Green Economy and Sustainable Development. Jakarta: UNDP; 2021.